Seorang Introvert Menjadi Guru



Tiga bulan ini, setiap pagi aku disibukkan dengan kegiatan mengajar di RA (Raudlatul Atfal) Nur******. Kedengaran aneh nggak sih kalo sarjana pertanian ngajar TK?  Ah enggak kok. Artinya aku multi-talenta hihi :D

Asal mula kenapa aku mengajar di TK karena ada salah satu guru yang cuti, akhirnya aku ditawari mengajar disana, katanya cuma untuk bantu ngaji dan baca. Yaudah aku terima aja, lumayan daripada statusnya pengangguran.

Basically, aku bukan sarjana pendidikan jadi ngajar merupakan pengalaman baru. Ternyata ngajar itu nggak mudah, apalagi kalo kamu seorang introvert kayak aku.
Bukan sarjana pendidikan dan seorang introvert jadi paket lengkap. Hari-hari yang harusnya menyenangkan karena ketemu anak-anak, justru mirip penjara (ah lebay lu sin, wkwk). Intinya sih, pekerjaan itu jadi nggak nyaman ya.

Well, sebenernya aku nggak malu sama anak-anak disana, justru aku malu sama orang tua mereka yang nganterin dan ngeliatin diluar ruangan. Apalagi hampir semuanya tetangga, karena TK ini cuma berjarak berapa puluh meter dari rumah.

Sedikit kujelaskan tentang tipe orang seperti apakah aku ini? Aku adalah tipe orang introvert dan cenderung pemalu. Aku susah untuk bergaul dengan orang disekitar rumah, aku nggak punya banyak teman, dan anti sosial. Tapi semua ke-introvert-an aku hanya muncul jika di lingkungan rumah, kalo di lingkungan luar rumah seperti sekolah, kuliah, dan tempat kerja justru aku bisa show up! Aneh kan? Bukan berkepribadian ganda ya, ini lebih ke arah jaim (jaga image)  jika di lingkungan rumah. Entah ini karena apa, mungkinkah karena tekanan lingkungan sekitar?  Sarjana psikologi tell me, please! 

Selain malu pada orang tua mereka, aku malah malu sama diri sendiri. Belum lagi anak-anak jarang mendengarkan, ini faktor suaraku yang lemah lembut atau gara-gara aku nggak pernah marah sama mereka ya jadi mereka nggak nurut? Intinya aku belum bisa menguasai kelas. Mohon dimaklumi ya, aku biasanya di sawah -,-

Oh iya, aku bukan orang yang ahli dalam hal agama ya meskipun setiap pagi ngajar ngaji. Kemampuan mengaji aku malah meningkat setelah mengajari mereka. Ternyata banyak hikmah dibalik ini semua, aku belajar ngaji, belajar memahami, belajar sabar, belajar bersyukur dan belajar hal lain yang belum tentu aku dapatkan ditempat lain.

Poin pentingnya, aku sedikit memahami karakter anak-anak. Ada anak yang pandai membaca dan menulis tapi kurang pandai berhitung atau sebaliknya, ada yang hanya pandai menggambar dan mewarnai, ada yang pandai hapalan, ada juga yang pandai berbicara, dan ada lagi yang kurang mengerjakan itu semua tapi punya keberanian yang tinggi. Kita bahkan nggak tau masa depan mereka akan jadi apa, tapi mereka adalah calon orang hebat di masa depan. Jadi, pendidikan sangat penting untuk mendukung masa depan mereka dan guru-guru yang kompeten akan menunjang itu semua. Teruntuk sarjana pendidikan diluar sana, jadilah guru yang hebat untuk mereka ya? Please! (Kedip-kedipin mata)

Betewe, sebenernya aku punya cita-cita menjadi Pengajar Muda di pelosok negeri dalam program Indonesia Mengajar. Mungkin ini salah satu jalan Allah agar aku terbiasa menjadi guru ya. Semoga impian ini bisa tercapai, aamiin.

Dan, terimakasih banyak untuk penjara keceriaan dan pengetahuan yang telah memberiku kesempatan untuk belajar. Sampai jumpa di masa depan anak-anakku (belum nikah eh anaknya udah banyak haha).

4 komentar:

  1. sangat menginspirasi saya ^_^
    btw saya juga seorang introvert.. hmm saya seorang gap year. sebenarnya masih bingung memilih jurusan. saya passionnya di menggambar tp org tua saya tak setuju katanya saya masuk DKV. jadi saya ingin memilih paud..hmm mungkin bakat saya bisa saya tuangkan kepada anak-anak ya?

    BalasHapus
  2. saya introvert tapi ga ansos hehe.. saya mayan banyak temen tapi hanya beberapa yg nyaman untuk ngumpul bersama

    BalasHapus
  3. Huhu.. Sama banget kaya aku.. Kirain cma aku aja yg ngerasain.. �� sempet sedih, pengen keluar karena ngerasa nggak bisa menguasai anak2 di kelas.. Rasanya percuma aku ada disitu..

    BalasHapus
  4. Aku juga seorang introvert dan profesiku sekarang adalah guru SMK..kebayang dong gimana orang introvert ngajar anak SMK yg udh mulai dewasa. Dan sekarang aku lg difase bingung ingin keluar dari pekerjaan dan bikin usaha sendiri atau tetep jalani profesi yang sekarang. Kasih masukan please..

    BalasHapus

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.