Pengalaman Jadi Jobseeker Part 2

Setelah tulisan pertama, aku kira tulisan kedua nggak akan panjang a.k.a udah kerja. Tapi takdir Allah berkata lain, aku masih sebagai jobseeker yang kesana kemari mencari kerja dan entah sampai kapan status itu berubah.

Pertengahan Mei, aku memutuskan untuk berhenti mengajar. Alasannya karena sebentar lagi libur semester dan aku merasa tidak enak hati terlalu sering izin untuk seleksi kerja, jadi hari ini status jobseeker tergenapi juga.

Pengalaman jobseeker part 2 dimulai dari panggilan oleh Adira Finance. Panggilan interview ini hampir sebulan setelah apply lamaran melalui jobfair pemerintah kabupaten Cirebon di ramayana plered. Artinya ini panggilan kedua dari jobfair setelah PT. Samudra Industri (Hilon), ceritanya bisa dibaca disini ya. Aku dihubungi oleh pihak Adira Finance ba'da ashar dan diberitahu terkait jadwal interview pada hari selasa (16/5) jam 10 pagi kemudian aku menyanggupi untuk hadir. Di hari itu juga, aku dihubungi oleh BPR (Lupa namanya wkwk)  yang juga dari jobfair. Tapi karena seleksi di hari dan jam yang sama, akhirnya aku pilih Adira Finance. Ada beberapa pertimbangan, pertama yang menghubungi duluan adalah adira. Kedua, perusahaannya lebih dikenal masyarakat. Dan ketiga, bagian yang dilamar sesuai, karena di BPR dialihkan ke bagian marketing.
Aku sempat mengajukan pindah jadwal untuk di BPR tapi kata beliau tesnya jam 10 pagi dan nggak bisa diubah.

Siapa yang sangka ternyata Adira Finance mengadakan Walk-In Interview juga, jadi jadwal interview selama 2 hari dan pesertanya sekitar 200 orang (ini kata Bapak HRDnya). Singkat cerita, interview kurang berjalan baik karena jawaban yang aku berikan kurang memuaskan. Kata beliau, 2 minggu setelah interview akan dikabari untuk tahap selanjutnya dan alhamdulillah aku dipanggil untuk tahap kedua yaitu psikotes. Ada begitu banyak soal waktu itu (agak lupa haha). Sekarang aku masih nunggu kabar untuk panggilan selanjutnya, semoga bisa lolos aamiin.

Kesembilan, Setelah Adira Finance, besok paginya aku interview di PT.  Autoimun Care Indonesia (AICI) posisi customer service (CS). Sebelumnya, aku udah mengikuti serangkaian seleksi melalui email. Aku sangat tertarik dengan posisi CS karena kelihatannya menyenangkan bisa berbicara dengan orang yang berbeda setiap harinya dan melatih public speaking. Pertanyaan yang diajukan sederhana tapi lagi dan lagi aku gagal.

Kesepuluh, di hari yang sama, aku mengikuti interview Vivo Mobile sebagai Promotor di CSB Mall. Nggak seperti interview yang biasa aku alami, interview ini dilakukan per lima orang dengan dua HRD. Perkenalan dll dilakukan berdiri kemudian kita diuji untuk melakukan promosi. Interview berjalan dengan baik meski HRD sempat bingung karena ada sarjana yang melamar promotor, apalagi penampilan aku waktu itu amatlah rapi dengan blazer, habis mau gimana lagi paginya kan ada interview sebagai CS 😙
Beberapa hari kemudian aku dihubungi untuk training 3 hari minggu - rabu, tapi aku mengajukan ubah jadwal karena minggu depan ada interview juga dan akhirnya aku nggak dihubungi lagi 😂

Mungkin kalian bakal kaget kenapa aku melamar sebagai promotor, tapi kujelaskan ya meskipun aku bergelar sarjana dan lulusan sebuah PTN, aku nggak merasa malu untuk bekerja apapun. Selagi pekerjaan itu halal. Pikirku daripada nganggur di rumah ya mending kerja meski nggak sesuai, tapi sayangnya jadwal interview padat di dua minggu itu, akhirnya aku relakan pekerjaan di Vivo Mobile. Oh iya, sebenarnya Vivo juga buka loker bagian CS dan Admin tapi dilarang berhijab. Jadi aku memilih promotor. Mohon maaf hijabku nggak akan kugadaikan demi uang yang nggak seberapa.

Kesebelas, senin pagi (22/05) aku ikut walk-in interview PT. Matahari Department Store, Tbk. (MDS) di Hotel Grage Cirebon posisi Store Supervisor. Acara dimulai jam 9an padahal janjinya jam 8. Acara dibuka dengan Profil Company MDS serta tanya jawab terkait karir di MDS. Selanjutnya perkenalan diri singkat, seperti nama, univ, jurusan, ipk, pengalaman kerja, dan posisi yang dilamar. Singkat, padat dan jelas. Di tahap pertama aku langsung gagal, aku kurang apa Pak/Bu? 😭 Ternyata yang dilihat adalah cara berpakaian kita, terbukti dari PTN ternanama seperti UNPAD saja ditolak. Waktu itu aku pakai rok hitam panjang, kemeja putih dimasukkan, hijab warna peach dan sepatu hitam. Tapi yang lolos adalah mereka yang memakai setelan blazer. Yasudah belum rezekinya. Saran dari aku kalo kapan-kapan ikut MDS pakai blazer ya. Biar terkesan profesional dan meyakinkan.

Keduabelas, Aku ikut walk-in interview PT. Sumber Alfaria Trijaya, Tbk.  (Alfamart) di kantor cabang yang ada di Plumbon Cirebon. Kalo dipostingan sebelumnya, aku pernah ikut di tuparev tapi karena gagal jadi aku penasaran untuk coba lagi. Sampai hari ini aku lolos hingga 4 tahap, tapi sampai detik ini belum dihubungi lagi. Mungkin belum lolos. Cerita seleksi menyusul ya.

Setelah alfamart, ternyata aku dipanggil untuk interview user PT. Samudra Industri (Hilon),  aku nggak nyangka sih bisa dipanggil padahal aku udah hopeless. Dari 20 peserta yang di interview HRD, ada 4 orang yang lolos ke tahap selanjutnya. Disini,aku di interview oleh 3 orang dan salah satunya adalah orang korea. Anyonghaseo Ahjussi! Logat khas koreanya lucu. Miyane Ahjussi 😂.Interview berjalan lancar dan meyakinkan. Tapi entah karena apa, aku nggak lolos untuk jadi pegawai disana. Lagipula yang dibutuhkan hanya satu orang. It's okay! Takdir Allah selalu baik. Percayalah. Allah udah mempersiapkan sesuatu yang indah.

Cari Blog Ini

Diberdayakan oleh Blogger.